Pemerintah Provinsi Lampung kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui Pelantikan Pejabat Pemprov Lampung pada Kamis, 3 September 2026. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan berlangsung di Balai Keratun Lantai III, Kompleks Kantor Pemerintah Provinsi Lampung. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan memimpin prosesi tersebut mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Berdasarkan keterangan resmi Pemprov, pejabat yang dilantik terdiri dari 58 Pejabat Administrator dan 53 Pejabat Pengawas.
Rotasi terbaru ini tidak hanya dimaksudkan untuk mengisi posisi dalam struktur pemerintahan. Pemprov Lampung menempatkannya sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja organisasi sekaligus memastikan pelayanan pemerintah semakin efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Daftar pejabat Pemprov Lampung terbaru, rotasi pejabat eselon tiga dan empat, serta pelantikan pejabat Lampung September 2026 menjadi informasi yang menarik perhatian setelah perubahan jabatan tersebut diumumkan.
Sebanyak 111 Pejabat Masuk Pelantikan
Berdasarkan informasi resmi Pemprov Lampung, pelantikan mencakup 58 Pejabat Administrator dan 53 Pejabat Pengawas. Jika dijumlahkan, terdapat 111 posisi pejabat yang tercantum dalam dua kelompok tersebut. Pejabat Administrator secara umum dikenal sebagai eselon III, sedangkan Pejabat Pengawas berada pada kelompok eselon IV.
Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/3041/VI.04/2026 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Dalam dan dari Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Marindo Kurniawan Pimpin Prosesi Pelantikan
Gubernur Lampung tidak memimpin langsung prosesi tersebut. Pelantikan dilaksanakan oleh Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan yang bertindak mewakili gubernur. Acara berlangsung di Balai Keratun Lantai III, Kompleks Kantor Gubernur Lampung pada Kamis, 3 September 2026.
Dalam arahannya, Marindo menekankan pentingnya pejabat yang memiliki kompetensi, integritas, dan etos kerja tinggi. Hal tersebut dinilai penting karena Lampung mempunyai potensi besar di berbagai sektor, mulai pertanian, pariwisata, kelautan hingga kekayaan alam lainnya yang membutuhkan pengelolaan pemerintahan secara profesional.
Rotasi Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Lampung

Rotasi pejabat eselon tiga dan empat kali ini menyentuh banyak bagian dalam organisasi Pemprov Lampung. Laporan sebelum pelantikan menyebut perubahan jabatan melibatkan pejabat dari berbagai perangkat daerah, sehingga rotasi tersebut tergolong cukup luas.
Perangkat daerah yang disebut antara lain Inspektorat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas ESDM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Kominfotik, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Sosial hingga Dinas Tenaga Kerja.
Sejumlah Badan dan Biro Juga Mengalami Perubahan
Perubahan tidak hanya berlangsung pada jajaran dinas. Sejumlah badan dan biro di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung juga disebut masuk dalam perombakan. Di antaranya Badan Kepegawaian Daerah, BPSDM, Balitbangda, Bapenda, BPKAD, Sekretariat DPRD dan Satpol PP.
Biro Umum, Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Biro Hukum serta Biro Pengadaan Barang dan Jasa turut disebut dalam laporan mengenai perubahan jabatan. Beberapa rumah sakit milik pemerintah daerah seperti RSUDAM, Rumah Sakit Jiwa dan Rumah Sakit Umum Daerah Bandar Negara Husada juga termasuk dalam lingkup rotasi.
Pejabat Baru Diminta Bergerak Cepat
Pesan utama pemerintah kepada pejabat yang baru mendapatkan amanah adalah meningkatkan kualitas kinerja. Marindo menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar kegiatan administratif. Aparatur dituntut mampu menerjemahkan kebijakan menjadi program dan kegiatan yang benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
Dalam Pelantikan Pejabat Pemprov Lampung, pejabat juga didorong agar tidak hanya bekerja mengikuti rutinitas. Pemerintah mengharapkan aparatur mampu bergerak cepat, mempunyai inisiatif dan memberikan solusi ketika masyarakat menghadapi persoalan.
Integritas Menjadi Pesan Utama
Selain kemampuan bekerja, integritas menjadi perhatian dalam pengarahan kepada pejabat baru. Jabatan pemerintahan membawa kewenangan sekaligus tanggung jawab sehingga setiap keputusan harus dapat dipertanggungjawabkan dan diarahkan kepada kepentingan masyarakat.
Pemprov juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang profesional, transparan dan akuntabel. Aparatur diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Pelantikan Bukan yang Pertama pada September
Menariknya, pelantikan pejabat Lampung September 2026 juga berlangsung dua hari sebelumnya. Pada 1 September 2026, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela melantik empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan satu Pejabat Administrator di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung.
Empat pejabat eselon II yang dilantik adalah Aswarodi sebagai Kepala BPBD, Rudi Sjawal Sugiarto sebagai Kepala Dinas Sosial, Evie Fatmawaty sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Fitrianita Damhuri sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. Sementara I Wayan Gunawan dilantik menjadi Sekretaris BPSDM Daerah.
Pemprov Lampung Lakukan Penataan Bertahap
Rangkaian pelantikan pada 1 dan 3 September memperlihatkan adanya penataan organisasi secara bertahap. Pada pelantikan 1 September, Jihan Nurlela menegaskan bahwa rotasi maupun mutasi tidak sekadar menjadi bagian pembinaan karier pegawai, tetapi juga langkah strategis untuk memperkuat organisasi.
Tujuan yang ingin dicapai adalah mempercepat pelaksanaan program pembangunan dan pencapaian visi Lampung Maju menuju Indonesia Emas 2045. Pejabat baru karena itu diharapkan dapat segera beradaptasi dengan posisi masing-masing tanpa membutuhkan waktu terlalu lama.
Pelayanan Publik Diharapkan Semakin Responsif
Salah satu ukuran keberhasilan perubahan jabatan tentu bukan banyaknya pejabat yang dipindahkan, melainkan perubahan kualitas pelayanan setelah rotasi berlangsung. Pemprov menekankan bahwa pemerintahan harus mampu merespons kebutuhan masyarakat dengan cepat dan efektif.
Karena itu, Pelantikan Pejabat Pemprov Lampung menjadi awal dari evaluasi berikutnya terhadap kinerja aparatur. Pejabat yang memperoleh posisi baru dituntut membangun koordinasi, menyelesaikan persoalan di unit kerja dan memastikan program pemerintah menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Daftar Pejabat Pemprov Lampung Terbaru Jadi Perhatian
Besarnya jumlah posisi dalam pelantikan membuat daftar pejabat Pemprov Lampung terbaru menjadi perhatian publik. Informasi resmi Pemprov memastikan terdapat 58 Pejabat Administrator dan 53 Pejabat Pengawas dalam pelantikan 3 September.
Sementara itu, publikasi media lokal mencatat bahwa dua pejabat tidak hadir dalam prosesi sehingga jumlah yang mengikuti pelantikan secara langsung disebut 109 orang. Perbedaan tersebut perlu dipahami antara jumlah posisi/pejabat dalam keputusan dan jumlah yang hadir dalam prosesi, bukan langsung dianggap sebagai perbedaan data.
Pelantikan Pejabat Pemprov Lampung pada 3 September 2026 menjadi bagian terbaru dari penataan birokrasi Pemerintah Provinsi Lampung. Sekdaprov Marindo Kurniawan mewakili Gubernur Lampung melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur.
Pelantikan mencakup 58 Pejabat Administrator dan 53 Pejabat Pengawas berdasarkan SK Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/3041/VI.04/2026. Setelah mendapatkan jabatan baru, para pejabat diminta meningkatkan integritas, bergerak cepat, memperkuat koordinasi dan memastikan kebijakan pemerintah memberikan dampak nyata kepada masyarakat.
FAQ
Berapa pejabat Pemprov Lampung yang masuk pelantikan 3 September 2026?
Pemprov Lampung menyebut 58 Pejabat Administrator dan 53 Pejabat Pengawas, atau 111 posisi pejabat.
Siapa yang melantik pejabat Pemprov Lampung?
Pelantikan dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mewakili Gubernur Lampung.
Di mana pelantikan pejabat Pemprov Lampung berlangsung?
Pelantikan berlangsung di Balai Keratun Lantai III, Kompleks Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Bandar Lampung.
Apa dasar pelantikan pejabat Pemprov Lampung?
Pelantikan berdasarkan SK Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/3041/VI.04/2026 mengenai pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian PNS dalam dan dari jabatan Administrator dan Pengawas.
Apakah ada pelantikan lain pada September 2026?
Ya. Pada 1 September 2026, Wakil Gubernur Jihan Nurlela juga melantik empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan satu Pejabat Administrator.
