Kabar duka datang dari industri musik dangdut Indonesia. Penyanyi dangdut Yunita Ababiel, yang dikenal lewat suara khas dan lagu-lagu populernya di era 90-an, dikabarkan meninggal dunia pada Juli 2025. Kepergian sosok legendaris ini meninggalkan luka mendalam bagi para penggemar musik tanah air, khususnya pecinta dangdut klasik yang tumbuh bersama karya-karyanya.
Setelah kata kelima dalam paragraf ini, suasana duka makin terasa ketika banyak musisi senior, rekan seprofesi, dan fans membanjiri media sosial dengan ungkapan belasungkawa. Banyak yang mengenang sosok Yunita sebagai penyanyi bersuara kuat dengan penampilan sederhana dan aura panggung yang tidak tergantikan. Artikel ini akan mengupas kisah hidupnya, pencapaian karier, deretan lagu populer, serta fakta terbaru seputar sakit yang dideritanya sebelum wafat.
Berikut ulasan lengkap mengenang kiprah dan perjalanan hidup Yunita Ababiel, mulai dari debut hingga akhir hayatnya.

Perjalanan Karier Yunita Ababiel Dari Kampung Hingga Panggung Nasional
Sosok penyanyi dangdut Yunita Ababiel bukanlah nama baru bagi pecinta dangdut generasi 80 hingga 2000-an. Ia dikenal lewat lagu-lagu bernuansa patah hati dan perjuangan hidup yang mampu menyentuh banyak kalangan masyarakat. Yunita mulai dikenal setelah bergabung dalam grup vokal dangdut Ababiel yang sempat populer di awal 90-an.
Dengan karakter vokal yang kuat, penampilan sopan, dan wajah bersahaja, Yunita cepat mendapat tempat di hati masyarakat. Lagu-lagunya kerap diputar di radio dan menjadi langganan karaoke dangdut. Kariernya semakin melesat ketika ia tampil solo dan membawakan lagu-lagu seperti “Terguncang” yang menjadi hit nasional. Bahkan, hingga saat ini, lagu tersebut masih dikenal dan sering dibawakan ulang oleh penyanyi muda.
Kesuksesannya di panggung tidak membuat Yunita tinggi hati. Ia tetap tampil sederhana dan akrab dengan penggemar. Karakter inilah yang membuat banyak orang merasa kehilangan begitu besar atas kepergiannya.
Lagu-Lagu Populer Yunita Ababiel Yang Tak Lekang Oleh Waktu
Salah satu karya paling dikenal tentu saja lagu Yunita Ababiel Terguncang, yang menjadi anthem bagi banyak orang yang tengah mengalami patah hati. Lagu ini bukan hanya menyentuh sisi emosional, tapi juga menampilkan kekuatan vokal Yunita yang khas dan penuh ekspresi.
Beberapa lagu lain yang ikut mengangkat namanya antara lain:
- “Berpisah Bukan Akhir Dunia”
- “Bimbang Lagi”
- “Hanya Kamu”
- “Setangkai Bunga Palsu”
- “Luka Dalam Diam”
Semua lagu tersebut kerap menjadi andalan di berbagai panggung rakyat, acara televisi, hingga festival dangdut. Bahkan, banyak penyanyi pendatang baru yang menjadikan Yunita sebagai panutan dalam membawakan lagu-lagu bergenre dangdut klasik yang menyayat hati.
Kronologi Sakit Dan Kabar Kesehatan Yunita Sebelum Meninggal Dunia
Pertanyaan publik soal Yunita Ababiel sakit apa akhirnya terjawab setelah keluarga mengonfirmasi bahwa almarhumah sempat menjalani pengobatan akibat kanker. Kabar mengejutkan ini sempat dirahasiakan karena Yunita ingin fokus menjalani pengobatan dan tetap terlihat kuat di depan publik.
Menurut laporan dari media terpercaya, Yunita sudah sejak awal 2024 mengalami gangguan kesehatan yang tidak diungkapkan secara terbuka. Ia sempat menjalani beberapa kali operasi dan perawatan intensif di rumah sakit. Kondisi ini terus menurun hingga akhirnya pada pertengahan Juli 2025, Yunita mengembuskan napas terakhirnya.
Kabar tentang Yunita Ababiel sakit kanker sontak mengguncang para penggemar. Banyak yang mengaku tidak menyangka karena selama ini ia tetap aktif bermusik dan tampil di beberapa acara meski dalam kondisi fisik yang menurun.
Suasana Duka Dan Respons Para Artis Saat Kabar Kematian Muncul
Ketika kabar Yunita Ababiel meninggal diumumkan oleh keluarga melalui akun media sosial, linimasa langsung dipenuhi ungkapan duka. Sejumlah penyanyi dangdut senior seperti Iis Dahlia, Ikke Nurjanah, dan Elvy Sukaesih turut memberikan penghormatan terakhir. Mereka mengenang Yunita sebagai pribadi yang hangat, rendah hati, dan sangat mencintai musik dangdut.
Banyak penggemar juga mengunggah foto-foto kenangan bersama Yunita dan mengingat kembali momen-momen konsernya di berbagai daerah. Duka ini bahkan terasa sampai luar negeri, terutama di komunitas diaspora Indonesia di Malaysia dan Singapura yang tumbuh besar dengan lagu-lagu Yunita.
Beberapa stasiun televisi mengadakan tayangan ulang konser dan penampilan spesialnya sebagai bentuk penghormatan terakhir. Dunia hiburan benar-benar berduka atas kehilangan salah satu penyanyi terbaiknya.
Kehidupan Pribadi Yunita Yang Jauh Dari Sorotan
Selama hidupnya, Yunita dikenal sangat menjaga kehidupan pribadinya. Tidak banyak yang tahu soal kehidupan rumah tangganya, dan ia jarang terlihat di acara gosip atau infotainment. Dalam wawancara beberapa tahun lalu, ia pernah mengatakan bahwa ia lebih suka dikenal lewat karya dibanding cerita sensasional.
Karena itu pula, banyak penggemar yang kaget ketika kabar sakitnya mencuat. Hingga menjelang akhir hayat, Yunita tetap berusaha tampil tegar dan profesional. Ia disebut sempat mengurus beberapa proyek musik dan kegiatan sosial meski dalam kondisi sakit. Inilah yang membuat publik makin menghormatinya.
Penyebab Yunita Ababiel Meninggal Dan Proses Pemakaman
Informasi terakhir menyebutkan bahwa penyebab Yunita Ababiel meninggal adalah komplikasi dari penyakit kanker yang sudah dideritanya cukup lama. Ia sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit Jakarta dan sempat kritis selama beberapa hari sebelum akhirnya dinyatakan wafat.
Prosesi pemakaman dilakukan secara sederhana namun penuh khidmat. Jenazah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, dan dihadiri oleh keluarga besar, sahabat, serta beberapa rekan artis. Tidak sedikit fans yang ikut mengiringi prosesi dengan lagu-lagu kenangan milik Yunita.
FAQ
1. Yunita Ababiel meninggal karena apa?
Ia meninggal karena komplikasi penyakit kanker yang telah dideritanya sejak tahun 2024.
2. Lagu apa yang paling dikenal dari Yunita Ababiel?
“Terguncang” adalah lagu yang paling identik dengannya dan masih sering dibawakan hingga sekarang.
3. Kapan Yunita Ababiel mulai karier menyanyinya?
Ia mulai dikenal di awal tahun 90-an saat bergabung dengan grup Ababiel sebelum melanjutkan karier solo.
4. Apakah Yunita sempat tampil di panggung sebelum wafat?
Ya, meskipun sakit, ia sempat tampil dalam beberapa acara pada 2024 secara terbatas.
5. Dimana Yunita Ababiel dimakamkan?
Ia dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, secara sederhana dan penuh penghormatan.